kursor

Rabu, 19 September 2012

PERBEDAAN SEL EUKARIOTIK DAN PROKARIOTIK




Perbedaan
Sel Prokariotik Dan Sel Eukariotik
A. Pendahuluan
Kehidupan kita dimulai dari yang terkecil. Begitu juga seperti pada tubuh makluk hidup. Setiap makhluk hidup terdiri dari susunan yang memiliki ukaran yang terkecil, yang kemudian akan membentuk suatu koloni atau kumpulan yang saling berkaitan dan bekerja sama. Sehingga suatu organisme atau makhluk hidup yang kompleks memiliki suatu organisasi kehidupan.

Organisasi kehidupan dikemukakan oleh Sunarto, Daroji dan Haryati (1994:27) berikut ini:
Bagian terkecil dari makhluk hidup berupa sel. Sekelompok sel yang bentuk dan fungsinya sama membentuk jaringan. Beberapa macam jaringan yang bekerja sama membentuk suatu organ atau alat tubuh. Sedangkan beberapa macam organ akan terangkai dan membentuk suatu sistem organ. Selanjutnya beberapa sistem sistem organ membentuk suatu organisme yang berupa tumbuhan atau hewan. Antara sistem organ yang terdapat makhluk hidup bekerja saling berkaitan.
Adapun gambaran organisasi kehidupan tersebut dapat dilihat sebagai berikut:
Gambar 1.1 Gambaran suatu organisasi kehidupan.
Kita ketahui sel merupakan bagian yang terkecil dari makhluk hidup. Selain manusia, hewan dan tumbuhan juga memiliki sel yang menyusun bagian dari hewan dan tumbuhan tersebut. Sel terbagi menjadi dua yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Sel prokariotik memiliki perebedaan dengan sel eukariotik. Untuk mengetahui lebih jelas tentang perbedaan yang terdapat pada sel prokariotik dan sel eukariotik  maka dibuatlah makalah yang membahas tentang perbedaan antara sel prokariotik dan sel eukariotik.
B. Sel
Pada penjelasan di atas bahwa sel merupakan bagian yang terkecil dari makhluk hidup. Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan Inggris Robert Hooke yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Kata sel berasal dari kata bahasa Latin, cellula yang berarti rongga/ruangan.
Schleiden dan Schwan serta didukung oleh Max Schultze (yang dikutip oleh Purnomo (2006:9)) mengatakan “sel meruapakan unit struktural terkecil dan merupakan kesatuan fungsional kehidupan”.
Struktural sel dan fungsi bagian-bagian sel dikemukakan oleh Purnomo, Sudjino, Sembiring dan Trijoko (2006:9) berikut ini :
Hal ini berarti bahwa sel secara struktural, sel merupakan penyusunan makhluk hidup, baik makhluk bersel satu maupun bersel banyak. Selain itu, pada setiap sel  dapat melakukan aktivitas kehidupan. Setiap sel mempunyai struktur dan fungsi yang jelas yang dapat menjaga kelangsungan aktivitasnya.
Penjelasan di atas menjelaskan bawah sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Kemudian  semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi. Sedangkan struktur sel dan fungsi-fungsinya secara menakjubkan hampir serupa untuk semua organisme. Struktur sel dibagi menjadi dua yaitu struktur sel prokariotik dan struktur sel eukariotik.
C. Struktur Dan Fungsi Bagian – Bagian Sel Prokariotik Dan Sel Eukariotik
Kita ketahui bahwa sel memiliki struktur yang dibagi menjadi dua yaitu struktur sel prokariotik dan sel eukariotik. Setiap organisme tersusun dari salah satu sel prokariotik dan sel eukariotik. Kedua sel ini memiliki perbedaan berdasarkan inti selnya.
Perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik berdasarkan inti selnya dikemukakan Syamsuri (2004:57) berikut ini:
Ada organisme yang intinya selnya tidak memiliki membran inti (prokarion), yaitu bakteri dan ganggang biru. Oleh karena itu bakteri dan ganggang biru disebut organisme prokariotik. Sedangkan organisme yang di dalam selnya terdapat inti  yang diselubungi oleh membran inti dikenal sebagai organisme eukariotik, misalnya ganggang (selain ganggang biru), jamur, tumbuh-tumbuhan dan hewan.
Adapun penejelasan struktur sel prokariotik dan struktur sel eukariotik adalah sebagai berikut :
1. Struktur Sel Prokariotik
Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki selaput inti. Maka materi genetik sel prokariotik tidak dibungkus oleh selaput. Kebanyakan sel prokariotik adalah uniseluler, walaupun ada pula beberapa yang multiseluler. Sel prokariotik uniseluler ini mampu membentuk koloni.
Semua sel prokariotik mempunyai membran sel plasma, neklueoid berupa DNA dan RNA, serta sitoplasma yang mengandung ribosom. Sel prokariotik tidak memiliki membran inti, sehingga bahan inti yang berada dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma. Sel prokariotik juga tidak memiliki sistem endomembran (membran dalam), seperti retikulum endoplasma dan kompleks Golgi. Selain itu, sel prokariotik juga tidak memiliki mitokondria dan kloroplas, tetapi mempunyai struktur yang berfungsi sama dengan keduanya, yaitu mesosom dan kromator. Contoh sel prokariotik adalah bakteri (Bacteria) dan Sianobakteri (Cyanobacteria). Adapun bagian-bagian sel bakteri dan fungsinya adalah sebagai berikut:
1). Dinding Sel yang tersusun dari atas peptidoglikan, lipid dan protein. Dinding sel berfungsi sebagai pelindung dan memberi bentuk yang tetap. Pada dinding sel terdapat pori-pori sebagai jalan keluar masuknya molekul-molekul.
2). Membran Plasma yang tersusun atas molekul lipid dan protein dan berfungsi sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di sekirnya, dengan jalan mengatur lalu lintas molekul dan ion-ion dari dalam
3). Sitoplasma yang tersusun dari air, protein, lipid, mineral dan enzim yang berfungsi untuk mencerna makanan secara ekstraselular untuk melakukan metabolisme sel.
4). Mesosom yaitu membran plasma yang melekuk ke dalam membentuk bangunan. Fungsinya sebagai pengahasil energi.
5). Ribosom merupakan tempat berlangsungnya sintesis protein
6). DNA (Asam Deoksiribonukleat), berfungsi sebagai pembawa informasi genteika, yaitu sifat-sifat yang harus diwariskan kepada keturunannya.
7). RNA (Asam Ribonukleat), RNA berfungsi membawa kode-kode gentika sesuai pesanan DNA.
Ternyata sel prokariotik terdiri atau tersusun dari berbagai bagian. Setiap bagian bagian sel memiliki fungsi yang berbeda. Tetapi seluruh bagian tersebut harus bekerja sama membentuk satu kesatuaan.
“Setiap bagian sel ini mempunyai peranan yang penting bagi kelangsungan hidup  sebuah sel, Namun bagian-bagian sel itu tidak dapat berdiri sendiri dalam menjalankan fungsi sel, melainkan membentuk satu kesatuan” (Purnomo, Sudjino, Sembiring dan Trijoko (2006:9)).
2.Sel Eukariotik
Sel eukariotik adalah sel yang memiliki selaput inti. Maka, materi genetiknya tidak tersebar melainkan dibungkus selaput. Jenis-jenis sel eukariotik meliputi: sel protista, sel hewan, sel tumbuhan, dan sel fungi. Adapun bagian-bagian dari sel eukariotik adalah sebagai berikut :
1). Membran Sel (selaput Plasma) yaitu selaput selektif permeabel, artinya hanya dapat dilaui molekul-molekul tertentu, seperti glukosa, asam amino. Gliserol dan berbagai ion.
2). Sitoplasma adalah materi yang mengisi antara inti dan selaput plasma.
3). Sitoskleton atau rangka sel tersusun atas tiga jenis serabut yaitu mikrofilamen, mikrotubulus dan filamen intermediar.
4). Nukleus merupakan organel terbesar di dalam sel yang berperan penting pada sel sebagai pengendali kegiatan sel.
5). Retikulum Endoplasma merupakan organl yang tersusunoleh membran yang terbentuk seperti jala dan berfungsi sebagai saluran penghubung antara nukleus dengan bagian luar sel.
6). Ribosom yaitu bagian terkecil dari sel dan berfungsi sebagai tempat sintesis potein.
7). Kompleks golgi yaitu mempunyai hubungan erat dalam sekresi protei sel.
8). Lisosom merupakan membran kantong kecil yang berisi enzim hidrolitik (lisozom).
9). Badan Mikro yaitu berisi enzim katalase.
10). Mitokondria berfungsi dalam oksidasi makanan, respirasi sel, dehidrogenasi, fosforilasi oksidatif dan sistem elektron.
11). Kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
12). Sentriol
D. Perbedaan Sel Prokariotik Dan Sel Eukaritok
Perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik terletak pada inti selnya. Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki selaput inti. Sedangkan sel eukariotik adalah sel yang memiliki selaput inti. Adapun perbedaan lainnya adalah sebagai berikut :
No
Organel
Prokariotik
Eukariotik
1
Membran Plasma
Ada

2
Sitoplasma
Ada
Ada
3
Ribosom
Ada
Ada
4
Dinding Sel
Ada

5
Mesosom
Ada

6
Nukleus

Ada
7
Retikulum Endoplasma

Ada
8
Sentriol

Ada
9
Lisosom

Ada
10
Kompleks Golgi

Ada
11
Mitokondria

Ada
12
Badan Mikro

Ada
E. Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari pembahasan makalah ini sebagai berikut :
  1. Sel merupakan bagaian terkecil dari penyusun suatu oraganimse yang sangat penting dalam menjaga serta melakukan aktivitas kehidupan.
  2. Sruktur sel dibagi menjadi dua yaitu struktur sel prokariotik dan struktur sel eukariotik.
  3. Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki perbedaan yaitu sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki selaput inti. Sedangkan sel eukariotik adalah sel yang memiliki selaput inti. Adapun perbedaan lainnya adalah sebagai berikut :
No
Organel
Prokariotik
Eukariotik
1
Membran Plasma
Ada

2
Sitoplasma
Ada
Ada
3
Ribosom
Ada
Ada
4
Dinding Sel
Ada

5
Mesosom
Ada

6
Nukleus

Ada
7
Retikulum Endoplasma

Ada
8
Sentriol

Ada
9
Lisosom

Ada
10
Kompleks Golgi

Ada
11
Mitokondria

Ada
12
Badan Mikro

Ada

Selasa, 18 September 2012

biologi kelas X bab kingdom animalia



dulu waktu aku pertama SMP dan mengenal biologi untuk lebih dalam,rasanya itu SULIT dan memerlukan hafalan untuk bisa memahaminya. tapi berjalannya waktu ternyata itu salah. untuk bisa mempelajari biologi ternyata tidak membutuhkan hafalan melainkan memahami. nah,mulai sekarang bagi kamu yang merasa kesulitan dalam belajar biologi,gak perlu khawatir untuk bingung-bingung menghafalkan teori-teori yang ada. karena udah gak jamannya buatmenghafal kali.

sebenarnya biologi itu mudah jika kalian bisa memahaminya,kalian hanya perlu memahami. ingat!! MEMAHAMI Loh bukan menghafal.
aku punya sedikit catetan nih untuk mempermudah kalian belajar biologi.
ini pelajaran kelas X,buat kamu-kamu yang baru masuk SMA waahh cocok pokoknya. semoga bermanfaat



                            KINGDOM ANIMALIA

kingdom animalia dapat dibagi berdasarkan simetri tubuhnya.
1.simetri radial
yang artinya animal tersebut memiliki bagian oral(puncak) dan aboral(dasar)
2.simetri bilateral
yang artinya memiliki bagian dorsal(sisi atas), ventral(sisi bawah),anterior(sisi kepala),posterior(sisi ekor), dan lateral(sisi samping)

 klasifikasi berdasarkan lapisan penyusunnya:
1. diploblastik:mempunyai lapisan ektoderm dan endoderm
2.triploblastik:mempunyai lapisan ektoderm,mesoderm dan endoderm.


KLASIFIKASI KINGDOM ANIMALIA
Ø  COELENTERATA
Ø  PORIFERA
Ø  PLATYHELMINTHES
Ø  NEMATHELMINTHES
Ø  ANELIDA



1. COELENTERATA
*bentuk tubuh simetri radial
*termasuk hewan diploblastik
*pada bagian tentakel trdapat sel jelatang yang disebut knidoblas
*dalam knidoblas terdapat mematokis yang berfungsi sebagai alat penyengat
*rongga gastrovaskuler berfungsi sebagai mulut dan anus


#Filum ceolenterata dibagi menjadi 3 kelas,u\yaitu:
ü  Kelas hydrozoa
ü  Kelas scypHozoa
ü  Kelas anthozoa


KELAS HYDROZOA
^ada yang hidup koloni<kelompok>dan ada yang soliter^
^hidup koloni membentuk tubuh polip(menetap) dan medusa (berpindah, melayang-layang^ =>exam”obelia”
^hidup soliter membentuk tubuh polip ^=exam”hydra”
^sebagian besar hidup di laut^
^pada obelia: a. polip hydrant berfungsi untuk mencerna dan mengambil makanan
b. polip gonangium berfungsi untuk melakukan perkembangbiakan   
   aseksual

KELAS SCYPHOZOA
·         Bentuk tubuh seperti mangkuk,transparan dan melayang di laut
·         Contoh spesiesnya yaitu Aurelia aurita<ubur-ubur>

Rounded Rectangle:      planulaRounded Rectangle: zigotRounded Rectangle: Aurelia jantan+Aurelia betina                             





















Rounded Rectangle: Skifistoma(polip muda)


Rounded Rectangle:      efira
Rounded Rectangle:     stobila











Rounded Rectangle: Medusa dewasa
 









KELAS ANTHOZOA
#bentuk bunga
#hidup dilaut sebagai polip soliter atau polip koloni
#tubuh tersusun atas kalsium karbonat
#apabila mati,kerrangka membentuk pulau karang

2. PORIFERA(hewan berpori)
~ciri-ciri porifera~
1.     Hidup di air tawar, dan umum dilaut
2.     Bentuk tubuh seperti jambangan bunga
3.     Tubuh simetri radial dan asimetri
4.     Memiliki type sessil{menetap di dasar perairan}
5.     Hidup dalam tingkatan sel[belum membentuk jaringan]
6.     Memiliki warna tubuh cerah,yang berfungsi:
§  Melindungi tubuh dari cahaya matahari
§  Menarik perhatian mangsa atau lawannya



7.     Diploblastik
8.     Melalui saluran air melalui ostium-spongocoel-oskulum







Cloud Callout:            Catatan:


Rounded Rectangle: Antara lapisan ectoderm dan endoderm terdapat lapisan gelatin<mesoglea> yag tersusun:
v Sel skleroblas: untuk membentk kerangka berduri(spikula)
v Sel amoebosit:untuk mengedarkan makanan yang dicerna dari sel koanosit
v Sel archeosit:sel amoebosit embrional dan berubah fungsi untuk membentuk sperma dan ovum
v Sel spikula:sel penyusun kerangka tubuh
 










                                                                                                                                                           


Type saluran AIR
Ø  Tipe askonoid => air melalui ostia-spongocoel(astrium)-oskulum
Contoh: Leucosoeliena sp(calcarea)
Ø  Tipe sikonoid=>air melalui ostia-saluran radial spongocoel-oskulum
Contoh: Scypha(calcarea)
Ø  Tipe leukooid=>air melalui ostia-saluran radial yang bercabang-spongocoel-oskulum
Contoh: Spongilla sp(demospongia)


KLASIFIKASI PORIFERA
§  Kelas calcarea
§  Kelas hexatinelida
§  Kelas demospongia

1)    Kelas calcera
·         Memiliki kerangka kalkareus
·         Spikula mengandung kalisum karbonat(CaCO3)
·         Spikula berbentuk monaxon dan triakson
·         Type saluran air askonoid,sikonoid,leukonoid
·         Contoh: scypha, Leucosoelenia, Cerantia, clathrina

2)    Kelas Hexatinelida
·         Spikula berbentuk triakson
·         Spikula mengandung benang silikat(CaSiO3)
·         Bentuk tubuh seperti spons gelas
·         Contoh: Euplectella, Hyalonema,Pheronema

3)    Kelas demosongia
·        Anggota terbesar,warna cerah
·        Spikula mengandung pigmen granula pada sel amoebositnya
·        Spikula mengandung silikat, benang-benang sponging dan campuran keduanya
·        Bntuk spikula monaxon tetraxon
·        Tye saluran air leukonoid
·        Contoh: Poterion, Euspongia,Chandria

3. platyhelminthes
Cirri-ciri:
*      Bentuk simetri bilateral
*      Tidak mempunyai rongga tubuh
*      Triploblastik
*      Ectoderm membentuk epidermis dan kutikula(lapisan diluar tubuh)
*      Mesoderm membentuk alat reprodksi, jaringan otot dan jaringan ikat
*      Endoderm membentuk gastrovaskuler



Klasifikasi platyhelminthes:
o   Kelas turbelaria
o   Kelas trematoda
o   Kelas cestoda

A.    Kelas turbellaria
Contoh spesies: planaria
Ciri:
ü  Bentuk tubuh seperti tongkat
ü  Ukuran tubuh 0,5-1 cm
ü  Memiliki dua mata
ü  Tanpa alat hisap dan mempunyai silia
ü  Bersifat karnifora

B.    Kelas trematoda
ü Hidup parasit pada manusia dan hewan
ü Tubuh tidak bersilia
ü Mempunyai alat hisap
ü Conth spesies:Fasciolla hepatica<cacing hati>
ü Oval: Hewan ternakDaur hidup Fasciola hepatica


















 





Oval: Metaser kariaOval:     serkariaOval:      redia                                                                                          

C.    Kelas cestoda
§  Bentuk pipih panjang menyerupai pita
§  Tubuh tersusun atas proglotid
§  Bagian kepala disebut skoleks
§  Menyerupai kait
§  Reproduksi seksual dengan menghasilkan telur
Contoh: Taenia